You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Yayasan Sedulur Bunda Milenial budi
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Dukung Pembuatan Eco-Enzyme Massal

Jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menegaskan dukungannya untuk menyukseskan aksi pembuatan eco-enzyme masal yang direncanakan digelar antara Juni hingga September 2026.Kegiatan yang ditargetkan masuk dalam catatan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) ini juga menjadi bagian rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.

Olah sampah organik menjadi cairan bermanfaat

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah menjelaskan, kegiatan yang dinisiasi Yayasan Sedulur Bunda Milenial ini mengusung konsep unik dengan mewajibkan peserta perempuan mengenakan kebaya saat proses pembuatan eco-enzyme. 

“Kegiatan ini sangat positif. Tidak hanya mengejar rekor MURI, tapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan,” katanya, Senin (9/4).

100 Pelaku UMKM di Jakbar Ikuti Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Dilanjutkan Iin, kegiatan yang melibatkan perempuan menggunakan kebaya akan menghadirkan daya tarik tersendiri karena akan memperkuat identitas budaya di tengah transformasi Jakarta menuju top kota global dunia.

Diharapkannya, kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata. Ia mendorong agar program ini berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan, khususnya sungai di Jakarta Barat

Ia optimistis, semangat kolaborasi dan gotong royong, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dalam kegiatan ini tidak hanya akan mencetak rekor. Tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, sekaligus melestarikan budaya di tengah perkembangan kota.

"Hasil akhirnya nanti sampah organik yang biasa dibuang bisa diolah menjadi cairan yang bermanfaat dan lingkungan kita menjadi lebih baik,” tegasnya.

Ketua Yayasan Sedulur Bunda Milenial, Siska Rumondor menjelaskan, kegiatan ini akan melibatkan sekitar 6.000 peserta dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Khusus untuk Jakarta Barat, ditargetkan 1.200 peserta yang terdiri dari kader PKK hingga pelajar tingkat SMP.

Dalam kegiatan ini, masyarakat akan diajak mengolah limbah kulit buah menjadi eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang memiliki manfaat untuk kebersihan lingkungan. Upaya ini termasuk membantu menjaga dan meningkatkan kualitas air sungai.

Rangkaian kegiatan direncanakan dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama, workshop dan pembuatan eco-enzyme yang digelar serentak di seluruh kecamatan. 

Tahap kedua, panen dan aksi lingkungan, yakni, hasil fermentasi selama tiga bulan akan dituangkan ke sejumlah sungai dan waduk, seperti Waduk Puri Mansion dan Kali Kembangan, disertai penebaran benih ikan serta penanaman pohon produktif.

"Kegiatan akan ditutup dengan seremonial dan deklarasi Sungai Bersih, sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Yuk..Besok ke Festival Tidung Berlebaran

    access_time10-04-2026 remove_red_eye1406 personAnita Karyati
  2. Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

    access_time12-04-2026 remove_red_eye1362 personFakhrizal Fakhri
  3. Monitoring Budi Daya Perikanan di Pulau Tidung Diperkuat

    access_time09-04-2026 remove_red_eye1304 personAnita Karyati
  4. KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

    access_time13-04-2026 remove_red_eye1124 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Lima RW di Jakpus Diusulkan Jadi Kampung Proklim Utama

    access_time09-04-2026 remove_red_eye1007 personFolmer